pelatihan HACCP di bali

TRAINING HACCP

TRAINING HACCP

Training Penerapan HACCP bantu tingkatkan keamanan pangan dan pengendalian bahaya secara sistematis bersama Casa Training. Segera daftar!

pelatihan HACCP di bali

Deskripsi Training HACCP

DESKRIPSI

Training Penerapan HACCP merupakan program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk membantu peserta memahami sistem pengendalian keamanan pangan berbasis analisis bahaya dan titik kendali kritis. Penerapan HACCP penting untuk mencegah risiko kontaminasi biologis, kimia, dan fisik selama proses produksi pangan.

Peserta akan mempelajari prinsip dasar HACCP, pembentukan tim, penyusunan diagram alir, identifikasi bahaya, penetapan Critical Control Point, batas kritis, monitoring, tindakan koreksi, verifikasi, dan dokumentasi. Materi disusun secara praktis agar peserta mampu menerapkan sistem keamanan pangan secara konsisten.

Program ini sesuai bagi staf quality assurance, quality control, produksi, food safety, laboratorium, warehouse, purchasing, auditor internal, supervisor, manajer, pengelola rumah makan, industri katering, rumah sakit, hotel, serta profesional yang terlibat dalam pengolahan dan pengawasan pangan.

TUJUAN TRAINING PENERAPAN HACCP

  • Memahami konsep dasar dan manfaat penerapan HACCP.
  • Memahami jenis bahaya dalam proses pengolahan pangan.
  • Meningkatkan kemampuan dalam menyusun tim HACCP.
  • Memahami proses penyusunan diagram alir produksi.
  • Mampu melakukan analisis bahaya pada setiap tahapan proses.
  • Memahami cara menentukan Critical Control Point.
  • Mampu menetapkan batas kritis dan prosedur monitoring.
  • Memahami tindakan koreksi terhadap penyimpangan proses.
  • Meningkatkan kemampuan dalam melakukan verifikasi dan dokumentasi.
  • Mendukung penerapan sistem keamanan pangan yang konsisten dan efektif.

MATERI TRAINING PENERAPAN HACCP

  1. Konsep dasar HACCP, meliputi pengertian, tujuan, manfaat, ruang lingkup, dan perannya dalam sistem keamanan pangan.
  2. Program prasyarat HACCP, meliputi Good Manufacturing Practices, sanitasi, higiene personel, pengendalian hama, dan pengelolaan fasilitas.
  3. Pembentukan tim HACCP berdasarkan kompetensi, tanggung jawab, kewenangan, dan kebutuhan proses produksi.
  4. Deskripsi produk dan identifikasi pengguna, meliputi bahan baku, karakteristik produk, penyimpanan, distribusi, dan kelompok konsumen.
  5. Penyusunan serta verifikasi diagram alir proses mulai dari penerimaan bahan baku hingga distribusi produk.
  6. Identifikasi bahaya biologis, kimia, fisik, alergen, serta penilaian tingkat risiko pada setiap tahapan proses.
  7. Penetapan Critical Control Point menggunakan analisis risiko dan decision tree.
  8. Penetapan batas kritis, prosedur monitoring, frekuensi pemeriksaan, alat ukur, dan tanggung jawab petugas.
  9. Tindakan koreksi, verifikasi, validasi, audit internal, pengujian produk, dan evaluasi efektivitas sistem.
  10. Dokumentasi HACCP, meliputi formulir, catatan monitoring, pengendalian dokumen, pelaporan penyimpangan, dan studi kasus.

METODE TRAINING PENERAPAN HACCP

Metode Bimtek/Training dilaksanakan secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, latihan identifikasi bahaya, penyusunan diagram alir, penentuan Critical Control Point, simulasi monitoring, dan pembahasan studi kasus. Peserta akan mempelajari kesalahan yang sering terjadi, seperti analisis bahaya yang tidak lengkap, penetapan CCP yang tidak tepat, batas kritis yang tidak terukur, pencatatan yang tidak konsisten, serta tindakan koreksi yang terlambat. Evaluasi dapat dilakukan melalui pre-test, post-test, latihan kasus, diskusi kelompok, simulasi, dan penyusunan action plan.

OUTPUT TRAINING PENERAPAN HACCP

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu menyusun dan menerapkan sistem HACCP secara lebih sistematis. Peserta mampu mengidentifikasi bahaya, menentukan Critical Control Point, menetapkan batas kritis, melakukan monitoring, menangani penyimpangan, melaksanakan verifikasi, dan menyusun dokumentasi untuk mendukung keamanan pangan, kepatuhan, dan peningkatan kualitas proses produksi.


JADWAL TRAINING 2026:

Batch 1 : 20 – 21 Januari 2026

Batch 2 : 10 – 11 Februari 2026

Batch 3 : 3 – 4 Maret 2026

Batch 4 : 14 – 15 April 2026

Batch 5 : 19 – 20 Mei 2026

Batch 6 : 24 – 25 Juni 2026

Batch 7 : 8 – 9 Juli 2026

Batch 8 : 19 – 20 Agustus 2026

Batch 9 : 16 – 17 September 2026

Batch 10 : 7 – 8 Oktober 2026

Batch 11 : 18 – 19 November 2026

Batch 12 : 9 – 10 Desember 2026

Peluang terbatas! Daftarkan dirimu hari ini untuk mengubah hidupmu ke arah yang lebih baik.

Klik di sini untuk menghubungi WhatsApp Admin atau Klik di sini untuk menghubungi WhatsApp Admin.

LOKASI :

  • Yogyakarta, Hotel Arte Malioboro (8.800.000 IDR / participant)
  • Jakarta, Hotel Hi Senen (8.800.000 IDR / participant)
  • Bandung, Hotel Neo Dipatiukur (8.800.000 IDR / participant)
  • Bali, Hotel Ibis (9.400.000 IDR / participant)
  • Lombok, Hotel Jayakarta (9.400.000 IDR / participant)

Catatan : apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

BENEFIT

  1. Meningkatkan kompetensi karyawan
  2. Meningkatkan produktivitas kerja
  3. Meningkatkan kualitas kinerja
  4. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja
  5. Memperkuat kolaborasi dan komunikasi tim
  6. Meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan
  7. Mengembangkan potensi dan profesionalisme karyawan
  8. Mengurangi kesalahan dalam pekerjaan
  9. Meningkatkan kualitas pelayanan
  10. Mendukung tercapainya target perusahaan

Negotiable / by request

Artikel ini ditulis oleh Qanita Siti Alifah Y, seorang copywriter yang berfokus pada penulisan konten berbasis SEO, khususnya untuk silabus pelatihan dan training. Sejak tahun 2023, Qanita aktif berkontribusi menulis artikel di website, dengan menghadirkan konten yang informatif, terstruktur, dan relevan untuk membantu profesional maupun perusahaan dalam menemukan solusi pelatihan yang tepat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *