pelatihan KEPABEANAN PROYEK di bali

TRAINING KEPABEANAN PROYEK

TRAINING KEPABEANAN PROYEK

Training Kepabeanan Proyek bantu tingkatkan kepatuhan, efisiensi impor, dan pengelolaan dokumen proyek di Mitrasolusi Training. Segera daftar!

pelatihan KEPABEANAN PROYEK di bali

Deskripsi Training Kepabeanan Proyek

DESKRIPSI

Training Kepabeanan Proyek merupakan program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk membantu peserta memahami pengelolaan kegiatan kepabeanan dalam pelaksanaan proyek. Proses yang tepat diperlukan untuk mendukung kelancaran pemasukan barang, mengendalikan biaya, memenuhi perizinan, dan mencegah keterlambatan proyek.

Peserta akan mempelajari perencanaan impor barang proyek, klasifikasi HS, penentuan nilai pabean, fasilitas kepabeanan, dokumen impor, larangan dan pembatasan, serta proses customs clearance. Pembahasan juga mencakup pengelolaan barang modal, peralatan proyek, temporary import, koordinasi vendor, dan mitigasi risiko kepabeanan.

Program ini sesuai bagi project manager, project procurement officer, staf ekspor-impor, customs officer, logistics officer, supply chain officer, finance officer, legal officer, kontraktor, EPC company, serta profesional yang terlibat dalam pengadaan dan pemasukan barang proyek.

TUJUAN TRAINING KEPABEANAN PROYEK

  • Memahami konsep dasar kepabeanan dalam kegiatan proyek.
  • Memahami alur impor barang dan peralatan proyek.
  • Mampu merencanakan kebutuhan dokumen kepabeanan.
  • Memahami klasifikasi barang serta penentuan kode HS.
  • Mampu memahami nilai pabean dan kewajiban impor.
  • Memahami fasilitas kepabeanan yang dapat digunakan.
  • Mampu mengidentifikasi ketentuan larangan dan pembatasan.
  • Memahami proses customs clearance barang proyek.
  • Mampu mengendalikan risiko biaya dan keterlambatan.
  • Mendukung pelaksanaan proyek yang patuh dan efisien.

MATERI TRAINING KEPABEANAN PROYEK

  1. Konsep dasar kepabeanan proyek, meliputi tujuan, ruang lingkup, pihak terkait, karakteristik barang, dan risiko pelaksanaannya.
  2. Perencanaan impor barang proyek berdasarkan jadwal, kebutuhan material, jenis peralatan, kontrak, anggaran, dan target pelaksanaan.
  3. Dokumen perdagangan serta pengangkutan, meliputi invoice, packing list, bill of lading, airway bill, manifest, dan certificate of origin.
  4. Klasifikasi barang menggunakan Harmonized System, penentuan kode HS, uraian barang, tarif, dan ketentuan terkait.
  5. Penentuan nilai pabean berdasarkan harga transaksi, freight, insurance, assistance, royalty, serta unsur penambah lainnya.
  6. Perhitungan bea masuk, pajak dalam rangka impor, biaya kepelabuhanan, storage, demurrage, detention, dan biaya logistik lainnya.
  7. Fasilitas kepabeanan untuk barang proyek, meliputi pembebasan, keringanan, penangguhan, temporary import, dan penggunaan kawasan berfasilitas.
  8. Ketentuan larangan dan pembatasan, perizinan teknis, sertifikasi, rekomendasi, serta koordinasi dengan instansi terkait.
  9. Proses customs clearance, pemeriksaan dokumen, pemeriksaan fisik, penetapan jalur, pengeluaran barang, dan pengiriman ke lokasi proyek.
  10. Audit, pembetulan dokumen, penanganan sengketa, pengendalian vendor, evaluasi kepatuhan, dan studi kasus kepabeanan proyek.

METODE TRAINING KEPABEANAN PROYEK

Metode Bimtek/Training dilaksanakan secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, analisis dokumen, latihan klasifikasi barang, simulasi perhitungan biaya impor, penyusunan rencana customs clearance, serta pembahasan studi kasus proyek. Peserta akan mempelajari kesalahan yang sering terjadi, seperti dokumen tidak konsisten, kode HS tidak tepat, izin belum tersedia, fasilitas tidak dimanfaatkan, estimasi biaya kurang akurat, serta koordinasi antarvendor yang lemah.

OUTPUT TRAINING KEPABEANAN PROYEK

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu mengelola kepabeanan proyek secara lebih sistematis, akurat, dan sesuai ketentuan. Peserta mampu merencanakan impor, menyiapkan dokumen, mengklasifikasikan barang, menghitung kewajiban, memanfaatkan fasilitas, mengendalikan perizinan, mendukung customs clearance, serta mengurangi risiko keterlambatan, biaya tambahan, dan pelanggaran kepabeanan.

JADWAL TRAINING 2026:

Batch 1 : 20 – 21 Januari 2026

Batch 2 : 10 – 11 Februari 2026

Batch 3 : 3 – 4 Maret 2026

Batch 4 : 14 – 15 April 2026

Batch 5 : 19 – 20 Mei 2026

Batch 6 : 24 – 25 Juni 2026

Batch 7 : 8 – 9 Juli 2026

Batch 8 : 19 – 20 Agustus 2026

Batch 9 : 16 – 17 September 2026

Batch 10 : 7 – 8 Oktober 2026

Batch 11 : 18 – 19 November 2026

Batch 12 : 9 – 10 Desember 2026

Peluang terbatas! Daftarkan dirimu hari ini untuk mengubah hidupmu ke arah yang lebih baik.

LOKASI :

  • Yogyakarta, Hotel Arte Malioboro (8.800.000 IDR / participant)
  • Jakarta, Hotel Hi Senen (8.800.000 IDR / participant)
  • Bandung, Hotel Neo Dipatiukur (8.800.000 IDR / participant)
  • Bali, Hotel Ibis (9.400.000 IDR / participant)
  • Lombok, Hotel Jayakarta (9.400.000 IDR / participant)

Catatan : apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

BENEFIT

  1. Meningkatkan kompetensi karyawan
  2. Meningkatkan produktivitas kerja
  3. Meningkatkan kualitas kinerja
  4. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja
  5. Memperkuat kolaborasi dan komunikasi tim
  6. Meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan
  7. Mengembangkan potensi dan profesionalisme karyawan
  8. Mengurangi kesalahan dalam pekerjaan
  9. Meningkatkan kualitas pelayanan
  10. Mendukung tercapainya target perusahaan

Negotiable / by request

Artikel ini ditulis oleh Qanita Siti Alifah Y, seorang copywriter yang berfokus pada penulisan konten berbasis SEO, khususnya untuk silabus pelatihan dan training. Sejak tahun 2023, Qanita aktif berkontribusi menulis artikel di website, dengan menghadirkan konten yang informatif, terstruktur, dan relevan untuk membantu profesional maupun perusahaan dalam menemukan solusi pelatihan yang tepat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *